Sebagai wilayah metropolitan dengan struktur ekonomi yang didominasi perdagangan, jasa, dan industri perkotaan, UMKM di Provinsi DKI Jakarta berperan penting dalam menopang dinamika ekonomi wilayah. Penelitian ini merupakan bagian dari Baseline Economic Survey (BLS) Bank Indonesia yang bertujuan mengidentifikasi Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM hingga tingkat kota administrasi dan kecamatan.
Dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang dimodifikasi, serta metode Borda dan Bayes, analisis dilakukan secara multi-stakeholder untuk menangkap karakter usaha yang menuntut kualitas manajemen, tenaga kerja terdidik, pemanfaatan teknologi, dan kedekatan dengan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan daya saing menjadi tujuan dominan penetapan KPJU Unggulan UMKM di DKI Jakarta, sejalan dengan karakter ekonomi perkotaan yang kompetitif dan berbasis layanan.
Pada tingkat Provinsi DKI Jakarta, KPJU Unggulan yang teridentifikasi meliputi warung makan, restoran, aneka kue, toko kelontong, industri tempe, jasa pemrograman komputer, agen perjalanan wisata, rumah makan Padang, toko sembako, dan perdagangan pakaian/fashion.
Sementara itu, pada tingkat kota/kabupaten administrasi, KPJU Unggulan mencerminkan spesialisasi ekonomi wilayah, antara lain:
Temuan penelitian ini disusun sebagai rujukan analitis bagi pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang pengembangan UMKM yang selaras dengan karakter dan kebutuhan ekonomi DKI Jakarta.
Bagikan: