Kajian ini menganalisis kondisi pasokan, alokasi, dan rantai pasok komoditas bahan makanan penyumbang inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah dengan pendekatan Neraca Bahan Makanan. Fokus kajian mencakup 12 komoditas strategis yang sering mengalami fluktuasi harga, dengan penelusuran pola distribusi dari tingkat produsen hingga konsumen, baik di dalam provinsi maupun lintas wilayah.
Kajian ini menganalisis kondisi pasokan, alokasi, dan rantai pasok komoditas bahan makanan penyumbang inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah dengan pendekatan Neraca Bahan Makanan. Fokus kajian mencakup 12 komoditas strategis yang sering mengalami fluktuasi harga, dengan penelusuran pola distribusi dari tingkat produsen hingga konsumen, baik di dalam provinsi maupun lintas wilayah.
Berdasarkan temuan tersebut, kajian merekomendasikan penguatan pasokan melalui perbaikan akses pembiayaan pelaku usaha lokal, pengembangan kemitraan berkelanjutan, peningkatan kapasitas dan kelembagaan produsen, penerapan teknologi tepat guna, khususnya untuk pakan ternak serta optimalisasi peran Bulog sebagai penyangga stok komoditas penyumbang inflasi. Rekomendasi ini diharapkan menjadi referensi kebijakan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan daerah.
Bagikan: